Tinjauan Kepatuhan Kewajiban Pajak Penghasilan UMKM Kuliner Malam di Wilayah KPP Pratama Madiun

SUKMA, SALSABELA SAKINA (2022) Tinjauan Kepatuhan Kewajiban Pajak Penghasilan UMKM Kuliner Malam di Wilayah KPP Pratama Madiun. KTTA thesis, Politeknik Keuangan Negara STAN.

[img] Text (Cover)
01. Cover_Salsabela Sakina Sukma_2301190280.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (38kB)
[img] Text (Abstrak)
02. Abstrak_Salsabela Sakina Sukma_2301190280.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (11kB)
[img] Text (Daftar Isi)
03. Daftar Isi_Salsabela Sakina Sukma_2301190280.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (29kB)
[img] Text (BAB I)
05. Bab I_Salsabela Sakina Sukma_2301190280.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (102kB)
[img] Text (BAB II)
06. Bab II_Salsabela Sakina Sukma_2301190280.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (118kB)
[img] Text (BAB III)
07. Bab III_Salsabela Sakina Sukma_2301190280.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (430kB)
[img] Text (BAB IV)
08. Bab IV_Salsabela Sakina Sukma_2301190280.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (16kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
09. Daftar Pustaka_Salsabela Sakina Sukma_2301190280.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (146kB)

Abstract

Karya tulis ini bertujuan untuk meninjau tingkat kepatuhan pajak panghasilan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner malam di wilayah KPP Pratama Madiun, termasuk motif dibalik kepatuhan atau ketidakpatuhan mereka dan kendala serta solusi yang dilakukan KPP Pratama Madiun dalam hal pemajakan UMKM kuliner malam. Adanya fenomena bahwa minimnya tingkat kepatuhan pengusaha UMKM kuliner dibalik besarnya potensi yang dapat diproyeksikan serta keterbatasan pengawasan fiskus, dalam hal ini khusus UMKM kuliner malam yang umumnya beroperasi di luar jam kerja fiskus menimbulkan suatu gap antara kondisi ideal kepatuhan dengan kenyataan di lapangan. Karya tulis ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis metode studi kepustakan mengenai topik yang relevan serta studi lapangan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara semi-terstruktur dilakukan kepada delapan informan yang merupakan pengusaha makanan dan minuman yang hanya beroperasi di malam hari di wilayah KPP Pratama Madiun. Hasil karya tulis ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan dari delapan informan yang penulis jadikan objek penelitian sangat minim, hanya satu yang melakukan kewajiban mendaftarkan diri, membayar, dan melapor. Tujuh informan lain belum memenuhi kewajiban perpajakan. Motif yang memengaruhi ketidakpatuhan umumnya dikarenakan kurangnya pemahaman para pengusaha mengenai kewajiban perpajakan serta banyak pengusaha ingin memenuhi kewajiban perpajakan bila ada kesetaraan sosial untuk seluruh perusahaan sejenis, sedangkan untuk wajib pajak yang patuh umumnya disebabkan karena dorongan dalam diri. Dalam hal kendala yang dihadapi KPP Pratama madiun dalam pemajakan UMKM kuliner malam adalah kurangnya kesadaran para pengusaha, oleh karena itu fiskus berusaha melakukan pendekatan dengan memperbanyak kegiatan di lapangan./ This study aims to review and observe the income tax compliance of night culinary Micro, Small, and, Medium Enterprise (MSMEs) in KPP Pratama Madiun area, including the motives behind their compliance or non-compliance and the obstacles and solutions made by KPP Pratama Madiun in terms of taxing night culinary MSMEs. In the phenomenon of the low compliance of culinary MSME entrepreneurs which have large potential, and the limited supervision of the tax authorities, in this case especially the night culinary MSMEs which generally operate outside the tax office's working hours, creates a gap between the ideal conditions of compliance with the reality. This study uses a descriptive qualitative research method with literature study method on relevant topics and field studies consisting of interviews, observations, and documentation. The semi-structured interviews were conducted with eight informants who are food and beverage entrepreneurs who only operate at night in the KPP Pratama Madiun area. The results of this study indicate that the level of compliance of the eight informants that the author made the object of research is very low, only one of which performs the obligation to register, pay, and report tax. Seven other informants have not fulfilled their tax obligations. The motives that influence non-compliance are generally due to the lack of understanding of entrepreneurs regarding tax obligations and many entrepreneurs want to fulfill their tax obligations if there is social equality for all similar enterprise, while for obedient taxpayers it is generally due to internal motivation. In terms of the obstacles faced by KPP Pratama Madiun in taxing culinary nights MSMEs is the lack of awareness of entrepreneurs, therefore the tax authorities tried to approach by increasing activities in the field.

Item Type: Thesis (KTTA)
Uncontrolled Keywords: Income Tax Complience, Night culinary MSMEs, Tax Complience Motives, KPP Pratama Madiun, Kepatuhan pajak penghasilan, UMKM Kuliner Malam, Motif Kepatuhan, KPP Pratama Madiun
Subjects: 300 – Social sciences > 330-339 Economics > 336 Public Finance > 336.24 Income Taxes
PKN STAN Subject Area > Pajak Penghasilan (PPh)
Divisions: 61403 Diploma III Pajak
Depositing User: Perpustakaan PKN STAN
Date Deposited: 07 Jun 2023 06:47
Last Modified: 07 Jun 2023 06:47
URI: http://eprints.pknstan.ac.id/id/eprint/1528

Actions (login required)

View Item View Item