NUGRAENI, RIZKA ARIFAH (2022) Penentuan Tarif Sewa atas Pemanfaatan Tanah dan/atau Bangunan di Wilayah Pemerintah Kabupaten Kulon Progo (Studi Kasus: Penyewaan Tanah kepada PDAM Tirta Binangun dan Penyewaan Bangunan kepada KPN Sumber Rejeki). KTTA thesis, Politeknik Keuangan Negara STAN.
|
Text (Cover)
01. Cover_Rizka Arifah Nugraeni_2302190364.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (220kB) |
|
|
Text (Abstrak)
02. Abstrak_Rizka Arifah Nugraeni_2302190364.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (36kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
03. Daftar Isi_Rizka Arifah Nugraeni_2302190364.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (237kB) |
|
|
Text (Bab I)
05. Bab I_Rizka Arifah Nugraeni_2302190364.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (460kB) |
|
|
Text (Bab II)
06. Bab II_Rizka Arifah Nugraeni_2302190364.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (319kB) |
|
|
Text (Bab III)
07. Bab III_Rizka Arifah Nugraeni_2302190364.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (871kB) |
|
|
Text (Bab IV)
08. Bab IV_Rizka Arifah Nugraeni_2302190364.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (208kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
09. Daftar Pustaka_Rizka Arifah Nugraeni_2302190364.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (206kB) |
Abstract
Barang Milik Daerah (BMD) yang tidak digunakan untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan merupakan BMD Idle. BMD idle dapat diubah menjadi sumber daya yang produktif apabila terdapat optimalisasi pemanfaatan. Pemanfaatan sewa oleh pihak eksternal merupakan bentuk pendayagunaan BMD yang paling banyak diterapkan oleh pemerintah daerah. Sewa BMD membutuhkan tarif sewa wajar. Penilaian tarif sewa wajar oleh penilai digunakan untuk memperoleh besaran sewa yang optimal, tidak undervalue ataupun overvalue.Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan tarif sewa wajar pada salah satu BMD idle milik Pemerintah Kabupaten Kulon Progo yaitu tanah yang disewakan kepada PDAM Tirta Binangun dan sebagian bangunan yang disewakan kepada KPN Sumber Rejeki, menguraikan kendala yang dialami dalam proses permohonan sewa maupun penilaian sewa, serta mencari tahu apakah tarif sewa yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo sudah optimal apabila dibandingkan penilaian berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 104 tahun 2016 dan pendekatan pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan data berdasarkan wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penilaian tanah yang disewakan kepada PDAM Tirta Binangun berdasarkan Perbup No 104 tahun 2016 sebesar Rp464.751,45, dengan pendekatan pasar sebesar Rp601.680,70, sedangkan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo sebesar Rp447.150,00. Hal ini menunjukkan belum optimalnya (undervalue) tarif sewa tanah yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Sedangkan, penilaian sebagian bangunan yang disewakan kepada KPN Sumber Rejeki berdasarkan Perbup No 104 tahun 2016 sebesar Rp1.932.718,08 dan penilaian yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo sebesar Rp2.515.000,00. Hal ini menunjukkan tarif sewa wajar sebagian bangunan sudah optimal. / Local-Owned Property (BMD) which is not used to support the implementation of government duties and functions is Idle BMD. Idle BMD can be turned into a productive resource if there is an optimization of utilization. Utilization by external parties is the most widely used form of BMD utilization by local governments. BMD leases require reasonable rental rates. Assessment of reasonable rental rates by appraisers used to obtain optimal rental rates, not undervalued or overvalued. The purpose of this study is to determine a reasonable rental rate for one of the idle BMD owned by the Kulon Progo Regency Government, namely land leased to PDAM Tirta Binangun and building leased to KPN Sumber Rejeki, describe the obstacles experienced in the request and lease processes, and to know whether the rental rate set by the Kulon Progo Regency Government is optimal if judged based on Regent Regulation Number 104 of 2016 and the market approach. The method used in this research is descriptive qualitative method with data based on interviews, observations, and literature studies. The results of the research show that the land rented by PDAM Tirta Binangun based on Perbup No. 104 of 2016 is Rp464.751,45, with a market approach is Rp.601.680.70, while that set by the Kulon Progo Regency Government is Rp447.150,00. This shows that the land rental rate is not optimal (undervalued) set by the Kulon Progo Regency Government. Meanwhile, based on the assessment of building that was leased to KPN Sumber Rejeki Perbup No. 104 of 2016 amounted to Rp1.932.718,08 and the valuation determined by the Kulon Progo Regency Government was Rp2.515.000,00. This shows that the reasonable rental rates for the buildings have been optimal.
| Item Type: | Thesis (KTTA) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Local-Owned Property, Property Valuation, Fair Rent Rat,Barang Milik Daerah, Penilaian Properti, Tarif Sewa Wajar |
| Subjects: | 300 – Social sciences > 330-339 Economics > 333 Economic of Land and Energy > 333.332 Value and Price of Land PKN STAN Subject Area > Penilaian Aset dan Properti |
| Divisions: | 63421 Diploma III PBB/Penilai |
| Depositing User: | Perpustakaan PKN STAN |
| Date Deposited: | 15 Feb 2023 07:56 |
| Last Modified: | 15 Feb 2023 07:56 |
| URI: | http://eprints.pknstan.ac.id/id/eprint/902 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

