Tinjauan atas Pembukuan Bendahara Pengeluaran Pembantu KPPD Kabupaten Bantul pada SKPD BPKA DI Yogyakarta

Nuswantara, Cahya (2022) Tinjauan atas Pembukuan Bendahara Pengeluaran Pembantu KPPD Kabupaten Bantul pada SKPD BPKA DI Yogyakarta. KTTA thesis, Politeknik Keuangan Negara STAN.

[img] Text (Cover)
01. Cover_Cahya Nuswantara_4301190272.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (39kB)
[img] Text (Abstrak)
02. Abstrak_Cahya Nuswantara_4301190272.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (72kB)
[img] Text (Daftar Isi)
03. Daftar Isi_Cahya Nuswantara_4301190272.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (63kB)
[img] Text (BAB I)
05. Bab I_Cahya Nuswantara_4301190272.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (86kB)
[img] Text (BAB II)
06. Bab II_Cahya Nuswantara_4301190272.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (29kB)
[img] Text (BAB III)
07. Bab III_Cahya Nuswantara_4301190272.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (138kB)
[img] Text (BAB IV)
08. Bab IV_Cahya Nuswantara_4301190272.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (11kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
09. Daftar Pustaka_Cahya Nuswantara_4301190272.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (8kB)

Abstract

Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) adalah orang yang ditunjuk untuk membantu bendahara pengeluaran dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai bendahara, khususnya dalam hal pembayaran. Salah satu kewajiban BPP di SKPD, adalah melakukan pembukuan atas transaksi-transaksi yang dilakukan oleh BPP. Salah satu SKPD yang memiliki BPP adalah Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIY. BPKA DIY membawahi lima Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD), salah satunya adalah KPPD DIY di Kabupaten Bantul. Penelitian yang berjudul “Tinjauan atas Pembukuan Bendahara Pengeluaran Pembantu KPPD Kabupaten Bantul pada SKPD BPKA DI Yogyakarta” memiliki rumusan masalah tentang bagaimana proses pembukuan BPP KPPD DIY di Kabupaten Bantul, kesesuaiannya dengan peraturan yang berlaku, serta hambatan yang dihadapi dalam melakukan pembukuan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembukuan, memahami dan membandingkan dengan peraturan yang berlaku serta mengetahui hambatan yang dihadapi dalam pembukuan yang dilakukan oleh BPP KPPD DIY di Kabupaten Bantul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dalam pengumpulan data tersebut menggunakan dua metode, yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan membandingkan antara pelaksanaan pembukuan BPP KPPD DIY di Kabupaten Bantul dengan ketentuan yang berlaku. Berdasarkan hasil tinjauan dapat disimpulkan bahwa secara umum pembukuan yang dilakukan oleh BPP KPPD DIY di Kabupaten Bantul telah sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Selain itu, masih terdapat hambatan yang dihadapi oleh BPP KPPD DIY di Kabupaten Bantul yang secara garis besar disebabkan oleh aplikasi SIPD yang belum sepenuhnya siap untuk digunakan dalam pembukuan bendahara./ Assistant Expenditure Treasurer (BPP) is a person appointed to assist the expenditure treasurer in carrying out his duties and functions as treasurer, especially in terms of payments. One of the obligations of the BPP in the SKPD is to keep books of transactions carried out by the BPP. One SKPD that has a BPP is the DIY Financial and Asset Management Agency (BPKA). BPKA DIY oversees five Regional Tax Service Offices (KPPD), one of which is KPPD DIY in Bantul Regency. The research entitled ""Review of the Bookkeeping of the Assistant KPPD Expenditure Treasurer of Bantul Regency at SKPD BPKA DI Yogyakarta"" has a problem formulation about how the bookkeeping process of BPP KPPD DIY in Bantul Regency, compliance with applicable regulations, and obstacles faced in doing bookkeeping. The purpose of this study was to determine the bookkeeping process, to understand and compare with applicable regulations and to find out the obstacles faced in the bookkeeping carried out by BPP KPPD DIY in Bantul Regency. The method used in this research is qualitative method. The data used are primary data and secondary data. In collecting the data, two methods were used, namely literature study and field study. The analytical technique used is to compare the implementation of BPP KPPD DIY bookkeeping in Bantul Regency with the applicable provisions. Based on the results of the review, it can be concluded that in general the bookkeeping carried out by BPP KPPD DIY in Bantul Regency is in accordance with applicable regulations. In addition, there are still obstacles faced by BPP KPPD DIY in Bantul Regency which are broadly caused by the SIPD application which is not yet fully ready to be used in the treasurer's bookkeeping.

Item Type: Thesis (KTTA)
Uncontrolled Keywords: Bendahara Pengeluaran Pembantu, Pembukuan BPP, KPPD DIY di Kabupaten Bantul, Assistant Expenditure Treasurer, BPP Bookkeeping, KPPD DIY in Bantul Regency
Subjects: 300 – Social sciences > 350-359 Public Administration and Military Science > 351 Public Administration > 351.598 Public Administration in Indonesia
PKN STAN Subject Area > Penatausahaan Pembukuan Bendahara
Divisions: 61409 Diploma III Kebendaharaan Negara
Depositing User: Perpustakaan PKN STAN
Date Deposited: 02 Nov 2022 01:31
Last Modified: 02 Nov 2022 01:31
URI: http://eprints.pknstan.ac.id/id/eprint/360

Actions (login required)

View Item View Item